Berita Pendidikan

Wisuda Angkatan II ULCLA: Capaian Luar Biasa 27 Mahasiswa Ahli Madya Pariwisata

ULCLA (Ulam Clara) Tapanuli Utara, Sumatera Utara, merayakan momen penting dalam dunia pariwisata dengan menyelenggarakan sidang senat terbuka dan Dies Natalis IV Akademi Pariwisata. Acara prestisius ini diadakan di Gedung Sopo Partungkoan Tarutung pada Rabu, 14 November 2023. 

 

Sebanyak 27 mahasiswa dipenuhi kebanggaan saat dinobatkan sebagai Angkatan Madya Pariwisata (Amd.Par). Dalam prestasi gemilang tersebut, dua mahasiswi meraih predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi (IP) masing-masing 3,8 dan 3,7. Puteri Lestari Lumbantobing Amd.Par dan Yessi Siregar Amd.Par menjadi sosok inspiratif di tengah kelulusan mereka.

 

Puteri Lestari Lumbantobing berbicara dengan rasa bangga, menyebut wisuda ini sebagai pencapaian luar biasa hasil dari kerja keras dan tekad mengejar cita-cita. “Ini luar biasa. Selain bisa meningkatkan kemampuan kita melalui kerja keras dan melalui tahap-tahap dalam mengejar cita-cita kita, wisuda ini menurut saya capaian atas usaha kita selama ini,” ungkap Puteri.

 

Rektor Sekolah Tinggi Agama Islam Shalahudin Jakarta, Dr H Eno Syafrudin MA, turut hadir sebagai tamu kehormatan. Beliau, yang juga menantu dari Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan ULCLA dalam mencetak lulusan berkualitas.

 

“Wisuda ini sangat baik untuk masyarakat Toba, khususnya Tapanuli Utara, karena menghasilkan produk luar biasa. Ada juga mahasiswa yang mencapai cumlaude, tentu ini akan menjadi duta dan agen di Toba untuk mempromosikan pariwisata Tapanuli Utara. Yang kita tahu bahwa pariwisata Toba dan Tapanuli Utara khususnya ialah surganya wisata,” ujar Eno.

 

Melihat ke depan, ULCLA berkomitmen untuk terus meningkatkan akreditasi kampus dan bidang studi pariwisata. Ricordias Domini Panggabean, Ketua Dewan Pengarah Yayasan Sapari (Akademi Pariwisata ULCLA) dan Executice Co Chairman Nasari Group, menegaskan bahwa alumni ULCLA sudah banyak berkontribusi dalam melaksanakan praktik kerja lapangan.

 

“ULCLA melakukan kerja sama dengan mitra kerja pelaku bisnis pariwisata di seluruh Tanah Air,” ungkap Rico Panggabean. Sebagai ketua yayasan, beliau menambahkan bahwa kampus ULCLA akan terus diperbesar di Tapanuli Utara dengan menyediakan fasilitas penunjang bagi mahasiswa ke depan.

 

Direktur ULCLA, Indra Siregar, didampingi Ketua Pengawas Yayasan Sapari Edy Situmorang dan GM sekaligus Dosen Perhotelan Martin Siagian, menyampaikan bahwa Universitas ULCLA sudah terakreditasi baik. Kampus ini merupakan bentuk kepedulian Yayasan Sapari untuk menunjang dan menghidupkan SDM generasi muda yang ingin berprestasi di bidang pariwisata, khususnya di Tapanuli Utara.

 

Acara wisuda ini juga dihadiri oleh Ketua Dekranasda Taput, istri Bupati Tapanuli Utara Satika Simamora. Ia menyampaikan rasa bangga dan syukur atas adanya Kampus Pariwisata di Tapanuli Utara, yang diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk berprestasi dan bergerak maju di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *