Berita Pendidikan

SEAMEO RECFON Gelar Webinar, Kota Malang Gencar Wujudkan Sekolah Sehat dengan Program NGTS

SEAMEO Regional Centre for Food and Nutrition (RECFON) menggelar webinar guna mengenalkan Program Gizi Untuk Prestasi atau Nutrition Goes to School (NGTS). Acara ini diinisiasi untuk mendukung Program Sekolah Sehat di Kota Malang, Jawa Timur. Kolaborasi ini melibatkan Universitas Brawijaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, dan Tim NGTS dari SMAN 1 Singosari.

 

Webinar ini berhasil menyatukan lebih dari 50 peserta dari 26 sekolah tingkat menengah (SMP) di Kota Malang. Tujuannya adalah menyosialisasikan pelaksanaan NGTS yang telah sukses di Kabupaten Malang, agar dapat diadopsi dan dijadikan rujukan oleh Kota Malang.

 

Direktur SEAMEO RECFON, Herqutanto, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi terhadap para mitra dan perwakilan sekolah yang turut mendukung program NGTS ini. Herqutanto menyoroti pentingnya peran aktif semua pihak dalam meningkatkan kualitas gizi anak usia sekolah dan remaja.

 

“Program NGTS mendorong pemahaman, kebiasaan, dan praktik gizi yang baik sejak dini. Data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa masih banyak anak usia sekolah mengalami masalah gizi. Kami berharap partisipasi dari kepala sekolah, guru, dan siswa untuk mencapai status gizi yang optimal,” ujar Herqutanto.

 

Herqutanto juga merinci capaian NGTS yang telah berjalan, mencakup sosialisasi di 2.234 sekolah, pelatihan di 914 sekolah, serta 61 sekolah dampingan yang mencapai tahap penguatan, dan 23 sekolah yang telah mandiri.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, menegaskan dukungan terhadap NGTS sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan membentuk generasi yang sehat dan berstatus gizi baik. “Sehat anaknya, sehat sekolahnya. Dengan adanya kegiatan ini, harapan kami adalah membangun pendidikan holistik yang mencakup kesehatan anak dan lingkungan sekolah,” ujar Suwarjana.

 

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Brawijaya, Dian Handayani, menekankan bahwa NGTS adalah program lintas sektor yang mengedepankan peran sekolah. Program ini fokus pada praktik gizi untuk membentuk anak yang aktif, bergizi baik, dan cerdas.

 

“Sosialisasi ini diharapkan dapat menyebarluaskan nilai baik dan mengajak lebih banyak sekolah untuk berpartisipasi dalam NGTS,” ujar Dian.

 

Staf Unit Pengembangan Masyarakat dan Kemitraan SEAMEO RECFON, Aisyah Nurcita Dewi, memberikan gambaran mengenai empat pendekatan yang digunakan dalam pelaksanaan NGTS. Pendekatan tersebut mencakup tuntutan (demand), perbekalan (supply), kebijakan (policy), dan sistem informasi (information system).

 

Koordinator Tim NGTS SMAN 1 Singosari, Wiwik Widati, berbagi pengalaman sekolahnya dalam mengimplementasikan NGTS di Kabupaten Malang sejak tahun 2017. Wiwik menjelaskan tantangan dan solusi yang dihadapi sekolah dalam melaksanakan program ini, serta berharap agar pelaksanaan NGTS di Kota Malang dapat optimal dan mengadopsi praktik baik yang telah dilakukan oleh SMAN 1 Singosari.

 

Untuk meningkatkan partisipasi peserta, SEAMEO RECFON mengadakan social media challenge. Peserta diundang untuk mengunggah tangkapan layar aktivitas selama sosialisasi ke akun Instagram mereka, dengan hadiah untuk peserta tercepat dan terunik.

 

Acara ini mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung kesehatan dan gizi anak usia sekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *