Berita KebudayaanBerita Pendidikan

Diseminasi Nasional Kemahiran Bahasa Indonesia” Gencarkan Gerakan Penguasaan Bahasa dalam Berbagai Bidang

Pada tanggal 29 Februari lalu, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menggelar acara seminar bertajuk “Diseminasi Nasional Kemahiran Bahasa Indonesia” di Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh sembilan narasumber terkemuka dari beragam bidang, yang bertujuan untuk mensosialisasikan penerapan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) di tempat kerja mereka.

 

Dalam seminar yang berlangsung penuh semangat tersebut, materi disampaikan dalam dua sesi yang berbeda. Sesi pertama dimeriahkan oleh empat pembicara kunci, yakni Purno Widodo, Sony Indra Permana, Septyan Perma, dan Ali Mukodas. Sementara itu, pada sesi kedua, lima pembicara ahli seperti Widi Mulyono, Totok Suryanto, Nur Aini, Siti Zahra Muthmainnah, dan Ending Astri turut memberikan wawasan yang berharga.

 

Salah satu sorotan dari acara tersebut adalah pidato inspiratif dari Wakil Direktur Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri, Purno Widodo. Beliau menegaskan pentingnya memanfaatkan budaya Indonesia, termasuk kesenian dan Bahasa Indonesia, sebagai alat untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia luar. Langkah-langkah konkret seperti peluncuran program “Bahasa Indonesia Program for Foreign Diplomats” oleh Kementerian Luar Negeri telah mendapat sambutan hangat, menarik minat lebih dari 127 diplomat dan puluhan duta besar asing.

 

Di sisi lain, Endina Astri dari Learn Indonesian Asia (LIA) Singapura juga turut memberikan kontribusi besar dalam mengenalkan Bahasa Indonesia di luar negeri. Metode pembelajaran yang inovatif dan interaktif yang digunakan, seperti Nearpod, Gimkit, dan kecerdasan buatan ChatGPT, telah berhasil menarik minat berbagai kalangan di Singapura, termasuk menteri senior, perusahaan, dan generasi muda.

 

Selain itu, penerapan UKBI tidak hanya terbatas pada lingkup diplomasi atau pendidikan tinggi, tetapi juga telah merambah ke berbagai sektor. Contohnya, dalam pembahasan praktik sukses implementasi UKBI pada tingkat legislatif oleh Sony Indra Permana dari Staf Pusat Analisis Keparlemenan DPR RI, atau penggunaan UKBI sebagai syarat dalam program beasiswa unggulan oleh Septyan Perma dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan.

 

Tak hanya itu, pemahaman akan pentingnya kemahiran berbahasa juga telah diterapkan dengan sukses di tingkat sekolah, seperti yang diungkapkan oleh Ali Mukodas dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. Pendekatan yang holistik, melibatkan penerapan UKBI dalam kurikulum pendidikan, telah membawa dampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan membekali generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan dengan percaya diri.

 

Seminar ini menjadi momentum penting dalam memperkuat gerakan penguasaan Bahasa Indonesia di berbagai lapisan masyarakat, melampaui batas-batas institusional dan geografis. Dengan komitmen bersama dan inovasi yang berkelanjutan, diharapkan kemahiran berbahasa Indonesia dapat semakin menjadi kekuatan utama dalam membangun bangsa dan menjalin hubungan baik dengan dunia internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *