Berita KebudayaanBerita Pendidikan

Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara Giatkan Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2024

Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Koordinasi Antarinstansi dalam Rangka Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2024 di Hotel Luwansa, Manado. Acara bertujuan untuk membangun sinergi di antara pemangku kepentingan dari pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan tersebut, dokumen komitmen bersama dalam pelaksanaan Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2024 diserahkan kepada beberapa kepala dinas dan asisten bupati yang hadir. Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Bupati Minahasa Selatan, Bupati Minahasa Utara, Pj. Bupati Minahasa, dan Pj. Bupati Minahasa akan menandatangani dokumen tersebut sebagai pemangku kepentingan sasaran lokasi Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2024 di Sulawesi Utara.

Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Jani N. Lukas, secara resmi membuka acara dan menyampaikan dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk mensukseskan program revitalisasi bahasa daerah. Imam Budi Utomo dari Kepala Pusat Pengembangan Pelindungan Bahasa dan Sastra turut hadir secara virtual dan mengapresiasi komitmen pemerintah provinsi dalam melaksanakan program ini.

“Bahasa daerah perlu diperkuat melalui revitalisasi untuk mencegah kepunahan,” ujar Imam dalam sambutannya.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, Januar Pribadi, juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terkait dalam pelaksanaan Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2024. Januar menegaskan komitmen untuk suksesnya revitalisasi bahasa daerah di beberapa kabupaten di Sulawesi Utara.

Usai rapat koordinasi, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara melanjutkan dengan penyusunan Modul Pembelajaran Pelaksanaan Revitalisasi Bahasa Daerah, melibatkan sastrawan, budayawan, pendidik, dan pemangku kepentingan yang memiliki keahlian dalam bahasa Tonsea, Tonsawang, dan Minahasa dialek Tountemboan. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 13 hingga 16 Maret 2024.

Dengan langkah-langkah ini, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara berharap dapat menghidupkan kembali keberagaman bahasa daerah di wilayah Sulawesi Utara untuk mewariskannya kepada generasi mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *