Berita Pendidikan

Skandal Magang Ke Jerman: Mahasiswa UNJ Jadi Korban Penipuan

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) baru-baru ini terperangkap dalam skandal penipuan terkait program magang internasional ke Jerman. Dikabarkan bahwa 33 perguruan tinggi di Indonesia juga menjadi korban dalam kasus yang melibatkan PT. Sinar Harapan Bangsa (SHB) dan CV-Gen.

Menurut Juru Bicara UNJ, Syaifudin, kronologi penipuan tersebut bermula saat kedatangan seorang dosen dari Provinsi Jambi, yang kita kenal sebagai SS, ke UNJ pada Februari 2023. SS dan timnya menawarkan program magang internasional ke Jerman. Namun, pada 6 Mei 2023, SS kembali ke UNJ untuk mempresentasikan program tersebut bersama PT. SHB dan CV-Gen.

Pada saat presentasi, SS, PT. SHB, dan CV-Gen meyakinkan UNJ bahwa PT. SHB adalah perusahaan yang sah dan program magang ke Jerman ini disetujui oleh pemerintah Jerman dan Indonesia. Mereka juga mengklaim bahwa program ini sudah diikuti oleh beberapa perguruan tinggi lain di Indonesia.

UNJ kemudian melakukan seminar pada 19 Mei 2023, di mana perjanjian antara UNJ dan PT. SHB ditandatangani. Namun, setelah beberapa mahasiswa berangkat ke Jerman untuk menjalani magang, muncul keluhan mengenai kondisi tempat tinggal, honor yang tidak sesuai, dan pelayanan yang kurang profesional dari PT. SHB dan CV-Gen.

Lebih lanjut, pada 27 Oktober 2023, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kemendikbud Ristek, menerbitkan surat edaran yang mengimbau perguruan tinggi di Indonesia untuk menghentikan keikutsertaan dalam program yang dikelola oleh PT. SHB dan CV-Gen.

Mendapat laporan dari mahasiswa dan surat edaran tersebut, UNJ segera mengambil langkah cepat dengan mengirimkan tim dosen ke Jerman untuk memonitor keadaan mahasiswa. Hasilnya, pada 30 Desember 2023, semua mahasiswa UNJ dipulangkan ke Indonesia tanpa mengalami kekerasan fisik.

UNJ menegaskan bahwa mereka bukan bagian dari PT. SHB dan CV-Gen dan merasa diperlakukan tidak adil dalam kasus ini. Mereka juga berencana untuk mengambil langkah hukum terkait kerugian yang diderita. Skandal ini menjadi pelajaran bagi dunia perguruan tinggi di Indonesia untuk lebih berhati-hati dalam menjalin kerja sama dengan pihak luar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *